RELASI LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN(Perspektif Tafsir Feminis Amina Wadud Dan Tafsir Al-Mishbah Dalam Q.S. An-Nisa : [4] 34)

Authors

  • Amran Soamole Author

Keywords:

relasi,, prespektif,, feminisme,

Abstract

Masalah relasi antara laki-laki dan perempuan masih menjadi perdebatan yang belum terselesaikan, terutama terkait pandangan bahwa perempuan sering diposisikan lebih rendah akibat budaya patriarki. Sistem ini membuat perempuan dianggap lemah dan harus tunduk pada laki-laki yang dianggap lebih superior. Konsep seperti ini diperkuat oleh norma sosial dan seringkali dikaitkan dengan ajaran agama, terutama dalam konteks Islam, di mana perempuan yang sholihah diidentikkan dengan kepatuhan dan ketaatan. Sebagian teks-teks keagamaan, seperti al-Qur'an dan al-Hadist, kerap digunakan untuk memperkuat posisi perempuan di belakang laki-laki, terutama dalam hal peran domestik. Namun, kajian dari mufasir kontemporer seperti Amina Wadud dan M. Quraish Shihab menghadirkan pandangan berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam pemikiran keduanya, yang sering dibahas di kalangan akademisi. Melalui pendekatan kajian pustaka, penulis mengkaji Tafsir Amina Wadud dalam "al-Qur'an Menurut Perempuan" dan tafsir M. Quraish Shihab dalam "al-Mishbah". Temuan penelitian ini menyoroti bahwa kelebihan antara laki-laki dan perempuan bersifat relatif, bukan mutlak. Tidak semua laki-laki lebih baik dari perempuan, dan sebaliknya, sebagian perempuan juga lebih unggul dalam beberapa hal. Ini menunjukkan bahwa kelebihan yang diberikan Tuhan adalah sesuai konteks dan tidak dapat digeneralisasi.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2024-10-27

Issue

Section

Articles

How to Cite

RELASI LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN(Perspektif Tafsir Feminis Amina Wadud Dan Tafsir Al-Mishbah Dalam Q.S. An-Nisa : [4] 34). (2024). Fala Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 1(2). https://jalanjurnal.mahbaabsarinahasanah.ac.id/ojs/index.php/Fala/article/view/38