STRATEGI PEMBELAJARAN FIQIH DALAM MENINGKATKAN EFIKASI DIRI (SELF EFFICACY) PESERTA DIDIK KELAS VIII-ADI MTS NEGERI 1 MOJEKERTO
Keywords:
Strategi pembelajaran fiqih, self-efficacy, peserta didikAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya efikasi diri dalam mendukung keberhasilan belajar siswa, khususnya dalam pembelajaran fiqih yang kerap dianggap sulit. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pembelajaran fiqih di MTs Negeri 1 Mojokerto dapat meningkatkan efikasi diri siswa kelas VII A, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru fiqih, guru BK, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang digunakan meliputi pendekatan kontekstual dan aktif, seperti diskusi kelompok, pemberian umpan balik positif, serta tugas yang menantang namun dapat dicapai. Strategi ini mendorong interaksi dan rasa percaya diri siswa dalam memahami fiqih. Faktor pendukungnya meliputi guru yang kompeten, lingkungan belajar yang kondusif, serta dukungan teman sebaya. Sementara itu, hambatan yang ditemukan mencakup perbedaan kemampuan siswa dan keterbatasan fasilitas. Kesimpulannya, strategi pembelajaran yang dirancang dengan tepat dapat secara signifikan meningkatkan efikasi diri siswa dan berdampak positif pada keberhasilan mereka dalam pembelajaran fiqih di madrasah.
