MENEJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN BUDAYA RELIGIUS PESERTA DIDIK Studi Kasus di SMP Islam Darussalam, Kedungrejo, Sumberejo, Bojonegoro
Keywords:
kepala sekolah, budaya sekolah, religionAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Menejemen kepala sekolah dalam meningkatkan budaya religius peserta didik di SMP Islam Darussalam, Sumberejo Bojonegoro, untuk mengetahui upaya kepala sekolah dalam dalam meningkatkan budaya religius peserta didik di SMP Islam Darussalam, Kemudian untuk mengetahui faktor pndukung dan penghambat kepala sekolah dalam meningkatkan budaya religius peserta didik di SMP Islam Darussalam. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menejemen kepala sekolah dalam meningkatkan budaya religius di SMP Islam Darussalam Sumberejo dapat disimpulkan bahwa 1). Strategi Menejemen Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Budaya Relgius Peserta Didik yaitu: a). analisis b). rapat c). perencanaan d). pengorganisasian e). penerapan f). pengawasan g). evaluasi pembenahan 2). Upaya Menejemen Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Budaya Relgius Peserta Didik yaitu: a). membuat progam membuat progam pembelajaran yang berbasis religius (pembelajaran didalam kelas dan penerapan budaya religius oleh semua warga sekolah seperti jamaah sholat dhuhur, sholat dhuha, melakukan muhadasah serta kegiatan khitobiyah ). b). melakukan pembenahan terhadap progam (yang dilihat dari perencanaan, pengorganisasian, penerapan progam yang ada) melibatkan semua guru dan kepala sekolah, c). melakukan pendekatan kepada wali murid (melakukan evaluasi dan pembenahan jika terjadi masalah pada peserta didik). Faktor penunjang dalam meningkatkan budaya religius SMP Islam Darussalam Sumberejo ialah adanya kepercayaan orang tua siswa yang tinggi terhadap lembaga sekolah, adanya kerjasama yang baik antara kepala sekolah dan guru dalam melaksankan kegiatan-kegiatan sekolah
