MANAJEMEN KURIKULUM PEMBELAJARANHOMESCHOOLING DI SANGGAR PERDIKAN PANDAAN
Keywords:
Manajemen kurikulum, Pembelajaran, HomeschootingAbstract
Manajemen kurikulum sangat penting dalam pembelajaran homeschooling. Salah satunya dalam pengembangan kurikulum pembelajaran homeschooling di Sanggar Perdikan Pandaan. Program pengembangan kurikulum pembelajaran homeschooling mampu meningkatkan hasil pembelajaran bagi siswa. Adapun tujuan penelitian ini yaitu, 1) Mendeskripsikan Perencanaan Kurikulum Pembelajaran Homeschooling di Sanggar Perdikan Pandaan, 2) Mendeskripsikan. Pelaksanaan Kurikulum Pembelajaran Homeschooling di Sanggar Perdikan Pandaan, 3) Menganalisis Implikasi Kurikulum Pembelajaran Homeschooling di Sanggar Perdikan Pandaan. 4) Menganalisis Evaluasi Hasil Pembelajaran Homeschooling di Sanggar Perdikan Pandaan. Sedangkan jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu, Pertama, perencanaan pengembangan kurikulum pembelajaran homeschooling di Sanggar Perdikan Pandaan melalui beberapa tahapan yaitu kajian tujuan dan sasaran terbentuknya kurikulum homeschooling, membuat rencana kerja pembelajaran sebagai salah satu rambu dalam berjalannya program. Kedua, implementasi kurikulum pembelajaran homeschooling di Sanggar Perdikan Pandaan meliputi melengkapi rencana yang telah diprogramkan oleh kepala madrasah, yang selanjutnya untuk setiap kegiatan dibentuk penanggung jawab, uraian tugas serta petunjuk teknis pelaksanaan dari kegiatan tersebut. Ketiga, hasil implementasi k urikulum pembelajaran homeschooling di Sanggar Perdikan Pandaan. Adapun hasilnya dikaji melalui; a) koordinasi antar pelaksana diberlakukan terus menerus secara rutin maupun insidentil, b) proses pengawasan pembelajaran dilakukan oleh kepala madrasah secara langsung maupun tidak langsung, c) sistem evaluasi pembelajaran secara terstruktur dan terjadual dan dimonitoring langsung oleh kepala madrasah, d) pengukuran hasil dari pembelajaran homeschooling secara berkala baik harian, mingguan, bulanan, tengah semester dan akhir semester melalui laporan hasil belajar siswa. Keempat, mengatasi hambatan-hambatan ini memerlukan pendekatan yang terencana dan partisipatif, melibatkan semua pihak terkait, serta pengembangan strategi yang fleksibel dan adaptif, untuk mengetahui keberhasilan program, maka perlu dipaparkan data sebagai berikut; a) upaya tindak lanjut (follow up) berupa monitoring. b) temuan hambatan menjadi fokus acuan dalam pembahasan bersama, c) solusi dalam hambatan implementasi kurikulum dipecahkan bersama oleh tim pengembang kurikulum yang telah dibentuk di awal.
